Matematika
& Ilmu Alamiah Dasar
Adyuta Candrika
Pramathana
1PA06
10518241
Universitas Gunadarma
Fakultas Psikologi
Jurusan Psikologi
2019
1.
Asal
mula kehidupan
Beberapa
hipotesis atau teori tentang asal muasal kehidupan dibumi adalah :
1). Generatio Spontanea
Sebelum
abad 17, orang menganggap bahwa makhluk hidup terbentuk secara spontan atau
terbentuk dengan sendirinya. Sebagai contoh, ulat timbul dengan sendirinya dari
bangkai tikus, atau, dari gudang timbul padi kemudian muncul tikus. Paham yang
dipelopori oleh Aristoteles ini, disebut juga abiogenesis yang berarti makhluk hidup dapat terbentuk dari bukan
makhluk hidup, misalnya dari lumpur akan timbul cacing.
2). Cosmozoa
Pendapat
ini menyatakan bajwa makhluk hidup bumi berasal dari luar bumi. Benda itu datang
dalam bentuk spora yang aktif, jatuh ke bumi, lalu berkembang biak.
3). Omne Vivum ex Ovo
Pendapat
ini menganggap bahwa makhluk hidup berasal dari telur. Hal ini berasal dari
pembuktian Francisco Redi (1626-1697), seorang ahli Biologi Italia, bahwa ulat
dari bangkai tikus berasal dari telur lalat.
4). Omne Ovo ex Vivo
Muncul
pula anggapan bahwa telur berasal dari makhluk hidup. Dikemukakan oleh Lazarro
Spallanzani (1729-1799), ahli Biologi italia, bahwa mikroorganisme atau jasad
renik yang mencemari kaldu dapat membusukkan kaldu. Bila kalau didihkan
kemudian ditutup rapat-rapat, maka pembusukan tidak terjadi.
5). Omne Vivum ex Vivo
Melanjutkan
teori Spallanzani, Louis Pasteur (1822-1895), Sarjana Kimia Perancis,
menggunakan berbagai mikroorganisme. Ia berkesimpulan bahwa agar timbul
kehidupan baru, harus ada kehidupan sebelumnya atau Omne Vivum ex Vivo, atau disebut juga Biogenesis.
6). Teori Uray
Harold
Uray (1893), ahli Kimia Amerika, mengemukakan bahwa atmosfer pada mulanya kaya akan
gas-gas metan (CH4), amoniak (NH3), hidrogen (H2),
dan Air (H2O). Zat-zat ini merupakan unsur penting tubuh makhluk
hidup. Karena adanya energi dari aliran listrik halilintar dan radiasi sinar
kosmos, unsur-unsur ini mengadakan reaksi kimia yang awalnya sama dengan virus
yang kita kenal, dan setelah berjuta-juta tahun berkembang menjadi organisme.
7). Teori Oparin – Haldene
Oparin
(1938), ahli Biologi Rusia, dan J.B.S. Haldene, ahli Biologi Inggris, secara
terpisah mengemukakan pendapat yang sama, yaitu jasad hidup terbentuk dari
senyawa kimia dalam laut pada saat atmosfer bumi belum mengandung oksigen
bebas. Senyawa organik ini antara lain, asam amino sederhana, purine, dan basa
pirimidin; senyawa-senyawa golongan gula, kemudian terbentuk pula senyawa-senyawa
polipeptida, asam polinukleat dan polisakarida. Semuanya dapat terbentuk berkat
bantuan sinar ultra violet, kilatan listrik (petir), panas, dan sinar radiasi.
Jasad hidup pertama protobiont,
diperkirakan hidup di dalam laut, kira-kira 10 m di bawah permukaan laut.
2. Pembentukan
alam semesta dan tata surya
Ada dua pendapat tentang
terbentuknya alam semesta ini, berdasarkan teori keadaan tetap dan teori
dentuman besar.
1). Teori keadaan tetap (steady state theory)
Dikemukakan
oleh Fred Hoyle, Herman Bondi, dan Thomas Gold. Teori inii berdasarkan prinsip
kosmologi sempurna yang menyatakan bahwa alam semesta ini dimanapun dan
bilamanapun selalu sama. Teori ini ditunjang dengan kenyataan bahwa galaksi
baru mempunyai jumlah yang sebanding dengan galaksi lama. Dengan demikian,
teori ini secara ringkas menyatakan bahwa tiap-tiap galaksi terbentuk, tumbuh,
menjadi tua, dan mati. Jadi teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini tidak
terhingga besarnya dan tidak terhingga tuanya (tanpa awal dan akhir).
Dari
hasil pemotretan satelit telah diketahui kecepatan radial galaksi-galaksi
menjauhi Bumi yang menghubungkan dengan jarak antara galaksi dan bumi, maka
dapat disimpulkan bahwa makin jauh jarak galaksi dengan bumi, maka cepat
galaksi tersebut bergerak menjauhi bumi. Hasil penemuan ini menguatkan bahwa
alam semesta selalu mengembang (ekspansi) dan menipis (kontraksi). Maka harus
ada ledakan atau dentuman yang mendahului adanya pengembangan.
2). Teori dentuman besar (big-bang theory)
Teori
ini berlandaskan asumsi bahwa ada suatu massa yang besar dan mempunyai massa jenis
yang sangat besar. Karena adanya reaksi ini, kemudian meledak dengan hebat.
Massa tersebut kemudian mengembang dengan sangat cepat menjahui pusat ledakan.
Menurut teori ini ada beberapa masa yang penting selama terjadinya alam
semesta, yaitu :
a. Masa batas dinding Plank, yaitu masa pada saat
alam semesta berumur 10-49.
b. Masa Jiffy, yaitu masa pada saat alam semesta
berumur 10-23 detik, dengan jari-jari alam semesta 10-3
cm dengan kerapatan 1055 kali kerapatan air.
c. Masa Quark, masa pada saat alam semesta
berumus 10-4 detik. Pada masa ini partikel-partikel saling
bertumpang tindih dan tidak berstruktur serta diikuti dengan terbentuknya
hadron yang mempunyai kerapatan 109 ton per cm3.
d. Masa pembentukan Lipton, masa pada saat alam
semesta berumur setelah 10-4.
e. Masa radiasi, masa alam semesta berumur 1
detik sampai 1 juta detik kemudian pada saat terbentuknya fusi hidrogen menjadi
helium. Mempunyai suhu 109 derajat Kelvin. Pada saat berumur 105
sampai 106 tahun, mempunyai suhu 3.000 derajat Kelvin.
f. Masa pembentukan galaksi, yaitu pada usia alam
semesta 108 109 tahun. Pada saat ini usia galaksi masih
berupa kabut pilin berputar membentuk piringan raksasa.
g. masa pembentukan tata surya, pada usia 4,6 x
109 tahun.
3. Sejarah
peradaban manusia dan perkembangan teknologi
Zaman batu
Pada
zaman batu,aktivitas manusia terbatas pada berburu dan meramu dan hidupnya
secara umum masih berpindah-pindah, sehingga perkakas atau peralatan yang
digunakan manusia pada zaman ini pun terbatas untuk menunjang aktivitas
tersebut. Kebanyakan peralatan pada zaman ini terbuat dari batu dan tulang,
setiap peralatan pun telah memiliki kegunaan khusus seperti untuk menebang pohon,
berburu, menguliti hewan dan lain-lain. Sebelum munculnya manusia modern atau homo sapiens, manusa purba juga telah diketahui memanfaatkan
batu sebagai peralatan penunjang aktivitasnya. Bukti pertama digunakannya
perkakas yang terbuat dari batu ditemukan di Ethiopia yang merujuk pada 2.5 juta tahun
yang lalu. Pada zaman ini manusia juga telah mengenal api, meskipun baru
dimanfaatkan sebagai senjata untuk menghadapi makhluk hidup lain, atau untuk
menakuti binatang buruan.
Zaman
batu awal ditandai dengan perkakas seperti kapak genggam, metode pembuatannya
pun masih sangat sederhana. Di Indonesia, kapak perimbas/kapak genggam ditemukan di daerah-daerah seperti
di Punung (Pacitan) Jawa Timur, Jampang Kulon, Parigi (Jawa Timur), Tambang
Sawah,
Lahat, dan Kalianda (Sumatra), Awangbangkal (Kalimantan), Cabenge (Sulawesi Selatan), Sembiran dan Terunyan. Pada zaman batu tengah manusia
telah mengenal metode baru untuk menghasilkan perkakas batu yang lebih rapi.
Metode tersebut dikembangkan lagi hingga zaman batu atas dimana perkakas yang
dihasilkan menjadi lebih kompleks dan halus. Di akhir zaman batu manusia telah
mengenal seni seperti lukisan dan musik, hingga cara membuat gerabah.
Zaman
perunggu
Zaman perunggu adalah zaman awal dimana logam
mulai dimanfaatkan bagi kepentingan manusia. Ada dua teknik pengolahan perungg
yang dikenal pada masanya yakni :
- Teknik a cire perdue : teknik ini dilakukan dengan membuat
bentuk benda yang dikehendaki dengan lilin, setelah membuat model dari
lilin maka ditutup dengan menggunakan tanah, dan dibuat lubang dari atas
dan bawah. Setelah itu dibakar, sehingga lilin yang terbungkus dengan tanah
akan mencair, dan keluar melalui lubang bagian bawah. Untuk selanjutnya
melalui lubang bagian atas dimasukkan cairan perunggu, dan apabila sudah
dingin, cetakan tersebut dipecah sehingga keluarlah benda yang
dikehendaki.
- Teknik bivalve : teknik ini menggunakan cetakan yang
ditangkupkan dan dapat dibuka, sehingga setelah dingin cetakan tersebut
dapat dibuka, maka keluarlah benda yang dikehendaki. Cetakan tersebut
terbuat dari batu ataupun kayu.
Benda-benda
yang dihasilkan pada zaman ini seperti kapak corong, pedang, nekara dan
lain-lain. Selain menekankan pada pemanfaatan logam, pada awal zaman perunggu
manusia telah mengenal roda, yang menunjang aktivitas ekonomi secara
signifikan. Di Indonesia, perkakas yang merupakan peninggalan zaman perunggu
diantaranya : kapak corong, nekara , arca, bejana perunggu dan lain
sebagainya
Zaman besi
Secara
umum teknik pengolahan logam pada zaman besi serupa dengan zaman perunggu. Hanya saja perkakas yang digunakan
lebih kuat karena menggunakan besi. Besi merupakan material yang lebih keras
daripada perunggu dan juga lebih melimpah
persebarannya. Artefak paling awal terbuat dari besi ditemukan di Gerzeh, Mesir yang berupa sembilan buah
manik-manik yang merujuk pada tahun 3200 sebelum masehi. Bahasa manusia pun
telah berkembang jauh lebih kompleks pada zaman ini dimana pada akhirnya akan
mengenal tulisan.
Perkembangan
teknologi
·
Perkembangan teknologi pada
peradaban Mesir kuno
Peradaban Mesir Kuno dikenali dari penggunaan teknologi
sederhana berupa kombinasi dari tuas, bidang miring dan perkakas batu untuk suatu proses konstruksi besar
seperti Piramida. Peradaban mesir kuno juga
berkontribusi besar dalam perkembangan teknologi maritim, seperti dalam
pembuatan kapal dan mercusuar. Selain itu pada masa ini banyak pula didirikan
bangunan-bangunan monumental seperti Piramid, Perpustakaan
Alexandria, Patung Sfinx dan Mercusuar Alexandria. Hal ini menunjukan bahwa peradaban
mesir kuno merupakan peradaban yang sangat canggih pada masanya. Irigasi untuk
kepentingan pertanian juga sangat berkembang pada masa peradaban Mesir kuno. Pada bidang astronomi peradaban
mesir kuno telah mengetahui periode revolusi bumi mengelilingi matahari yakni
selama 365 hari, serta membuat jam matahari.
·
Perkembangan teknologi pada
peradaban lembah Sungai Indus
Peradaban ini dikenal karena tata
kota yang kompleks serta teknologi metalurgi yang canggih pada masanya.
Peradaban lembah Sungai Indus juga telah menerapkan standar
pengukuran sehingga menghasilkan akurasi perhitungan jarak, berat dan waktu
yang sangat tinggi. Konsep bilangan desimal juga telah dikenal di peradaban
ini.
·
Perkembangan teknologi pada
peradaban Mesopotamia
Peradaban yang terletak di tepi sungai Tigris ini sering dikaitkan dengan
penemuan roda, meski kini hal tersebut belum dapat dipastikan. Masyarakat Mesopotamian telah hidup di kota dengan bangunan
yang terbuat dari batu dan bata dengan aritektur yang cukup rumit. Peradaban
mesopotamia telah mengembangkan sistem irigasi dan kanal untuk pertanian dan
transportasi.
·
Perkembangan teknologi pada
peradaban Tiongkok
Peradaban
Tiongkok dikenal karena penemuan kertas, bubuk mesiu, pendeteksi gempa dan layang-layang. Peradaban Tiongkok juga dikenal
karena aktivitas penjelajahannya hingga mencapai benua Afrika. Pada aktivitas ekonomi, peradaban
Tiongkok merupakan peradaban pertama yang menggunakan uang kertas dan memperkenalkan konsep asuransi.
·
Perkembangan teknologi pada
peradaban Yunani Kuno
Peradaban Yunani kuno terkenal oleh ilmuwan seperti Archimides dan Heron. Archimides menemukan metode
infinitdesimal untuk menghitung luas lingkaran sekaligus dan metode memperoleh
nilai pi dengan akurasi yang tinggi. Archimides juga memperkenalkan konsep gaya
angkat pada fluida. Sementara heron menemukan sistem
turbin pertama yang digerakan dengan uap. Selain itu pada masa peradaban
Yunani, ilmu astronomi mengalami kemajuan pesat dengan dibuatnya berbagai jenis
instrumen penelitian astronomi salah satu yang terkenal adalah Mekanisme
Antikythera.
·
Perkembangan teknologi pada
peradaban Romawi
Teknologi yang identik dengan
peradaban Romawi diantaranya adalah : teknologi
pertanian yang kompleks mulai dari pengairan hingga mengatur hukum tentang
kepemilikan lahan, teknologi yang berkaitan dengan teknik sipil seperti
pembuatan jalan hingga pembangunan bangunan yang memiliki struktur rumit
seperti Colosseum, dan teknologi untuk kepentingan
perang.
·
Perkembangan teknologi pada
peradaban Inca dan Maya
Peradaban
Inca dan Maya terkenal oleh kemampuannya dibidang
arsitektur,astronomi dan pertanian. Peradaban ini yang memperkenalkan
pertamakali konsep pertanian hidroponik. Macchu Picchu adalah situs peninggalan peradaban
Inca yang sangat kompleks bahkan untuk standar kini.
Perkembangan teknologi peradaban
Islam
Ibnu Sina ilmuwan yang dikenal juga sebagi
bapak ilmu medis.
Peradaban Islam terkenal akan kontribusinya
dibidang astronomi, matematika dan medis. Pada bidang astronomi,
ilmuwan-ilmuwan masa peradaban Islam membuat kalender atau tabel akurat untuk
memprediksi fenomena astronomi seperti gerhana dan pergerakan planet. Al-Khwarizmi dikenal karena mengembangkan
aljabar, serta Ibnu Sina yang buku-bukunya dijadikan standar
pembelajaran medis di universitas-universitas abad pertengahan.
Perkembangan teknologi pada abad
pertengahan eropa
Teknologi
abad pertengahan banyak dikaitkan dengan kepentingan militer, seperti zirah lempeng, busur silang dan meriam. Masa ini disebut juga zaman
kastil, karena maraknya pembangunan kastil-kastil di penjuru eropa.
Perkembangan teknologi pada masa
Renaisans
Pada
masa ini dikenal tokoh seperti Leonardo da Vinci dan Johannes Gutenberg. Salah satu penemuan Gutenberg yang
fenomenal adalah mesin cetak, yang dianggap sebagai salah satu penemuan
terpenting dalam peradaban manusia. Artileri dan alat perang yang menggunakan
bubuk mesiu semakin berkembang pada masa ini.
Perkembangan teknologi pada zaman
penjelajahan
Pada
zaman ini Bangsa Eropa berlomba-lomba untuk menjelajahi
penjuru dunia untuk menemukan sumber daya baru. Banyak penemuan dan teknologi
yang dikembangkan pada zaman ini berkaitan dengan kepentingan tersebut. Ilmu
kartografi, navigasi dan pembuatan kapal menjadi perhatian utama pada masa ini.
Perkembangan teknologi pada revolusi
industri
Penemuan
mesin uap oleh James Watt menjadi tonggak awal terjadinya revolusi Industri. Batu bara dimanfaatkan secara masif diseluruh
penjuru eropa. Kenaikan tingkat produksi dan aktivitas ekonomi yang sangat
signifikan menjadi parameter bagaimana besarnya pengaruh mesin uap terhadap
peradaban manusia pada masa ini. Beberapa penemuan penting pada masa revolusi
Industri diantaranya :
- Mesin tenun
- Sepeda
- Cottongin, alat pemisah biji kapas dari
serabutnya
- Mesin uap, yang kemudian dapat
diaplikasikan pada sistem transportasi seperti lokomotif dan kapal uap.
- Telegraf dan telepon
- Mobil jenis awal
Perkembangan teknologi pada Abad 20
Abad
ke-20 diawali oleh dua perang dunia. Perang dunia turut berkontribusi
terhadap kemajuan teknologi militer tiap-tiap negara. Dimana pada akhirnya
banyak dari teknologi militer yang diterapkan untuk kepentingan sipil. Mekanika kuantum yang merupakan tonggak dari
lahirnya fisika modern juga lahir pada abad ke-20. Penemuan bom atom mengungkap potensi pemanfaatan dan
bahaya energi nuklir. Penemuan transistor yang dianggap salah satu penemuan
terpenting manusia nantinya akan mengubah ukuran komputer jauh lebih kecil dari
mula-mula. Selain perang dunia kedua, perang dingin juga turut berkontribusi terhadap
kemajuan teknologi antariksa. Pada masa ini manusia pertama kali dapat mendarat
di bulan.
Penemuan
DNA pada masa ini membuka babap baru
dari ilmu genetik. Teknologi vaksinasi masal menurunkan angka kematian akibat
wabaah penyakit seperti cacar dan polio terutama pada negara berkembang hingga
kemudian penduduk Bumi meningkat sekitar tiga kali lipat dalam kurun waktu
kurang dari satu abad. Di akhir abad ke-20 internet mulai diperkenalkan untuk
kepentingan sipil dan komersial, arus informasi pun bertukar dengan sangat
cepat apalagi setelah diperkenalkannya telepon genggam. Selain itu pada abad 20
merupakan masa dimulainya inovasi terhadap peralatan rumah tangga seperti kulkas, pembersih vakum, dan microwave.
Perkembangan teknologi pada Abad 21
Abad ke-21 disebut juga abad digital
karena masifnya digitalisasi disegala bidang. Ukuran transistor yang dapat
diperkecil hingga berorde nanometer membuat hampir semua perangkat yang
digunakan oleh manusia dapat diintegrasikan dengan komputer dan internet.
Bidang penelitian populer pada abad-21 atau saat ini diantaranya, komputer kuantum, terapi gen, teknologi nuklir, teknik material, kecerdasan buatan, dan energi terbarukan.
Keberhasilan teknologi dibidang
eksplorasi antariksa pada abad-21 diantaranya:
- Pendaratan robot explorasi di Mars
- Penemuan air di bulan
- Penemuan air di planet Mars
- Pendaratan pertama pesawat
antariksa di komet
- Penemuan tujuh planet layak
huni di luar tata surya
Keberhasilan teknologi di bidang
fisika pada abad ke-21 diantaranya :
- Penemuan partikel Higgs-boson
- Penentuan umur alam semesta
menjadi 13.8 milyar tahun
- Terdeteksinya gelombang
gravitasi sesuai teori relativitas
umum
Einstein
Keberhasilan teknologi di bidang
medis pada abad ke-21 diantaranya :
- Pembentukan DNA buatan
- Penyelesaian proyek genom
manusia
- pengembangan vaksin kanker serviks
Keberhasilan teknologi di bidang
teknologi informasi pada abad ke-21 diantaranya :
- Pengembangan teknologi layar sentuh
- Jaringan 3G dan 4G LTE
- Pengaplikasian internet
disegala bidang
Ilmu pengetahuan alam (IPA) atau Sains dalam arti sempit merupakan
disiplin ilmu yang terdiri dari physical sciences (ilmu fisika)
dan life sciences (ilmu biologi). Yang termasuk physical sciences adalah
ilmu-ilmu astronomi,
kimia,
geologi,
mineralogi,
meteorologi,
dan fisika,
sedangkan life science meliputi anatomi,
fisiologi,
zoologi,
citologi,
embriologi,
mikrobiologi.
IPA
(Sains) berupaya membangkitkan minat manusia agar mau meningkatkan kecerdasan
dan pemahamannya tentang alam seisinya yang penuh dengan rahasia yang tak
habis-habisnya. Dengan tersingkapnya tabir rahasia alam itu satu persatu, serta
mengalirnya informasi yang dihasilkannya, jangkauan Sains semakin luas dan
lahirlah sifat terapannya, yaitu teknologi adalah lebar. Namun dari waktu jarak
tersebut semakin lama semakin sempit, sehingga semboyan " Sains hari ini
adalah teknologi hari esok" merupakan semboyan yang berkali-kali
dibuktikan oleh sejarah. Bahkan kini Sains dan teknologi manunggal menjadi
budaya ilmu pengetahuan dan teknologi yang saling mengisi (komplementer), ibarat
mata uang, yaitu satu sisinya mengandung hakikat Sains (the nature of Science)
dan sisi yang lainnya mengandung makna teknologi (the meaning of technology).
IPA
membahas tentang gejala-gejala alam yang disusun secara sistematis yang
didasarkan pada hasil percobaan dan pengamatan yang dilakukan oleh manusia. Hal
ini sebagaimana yang dikemukakan oleh Powler (dalam Wina-putra, 1992:122) bahwa
IPA merupakan ilmu yang berhubungan dengan gejala-gejala alam dan kebendaan
yang sistematis yang tersusun secara teratur, berlaku umum yang berupa kumpulan
dari hasil obervasi dan eksperimen.
Dari uraian di atas Sains adalah
ilmu pengetahuan yang mempunyai Objek, menggunakan metode ilmiah sehingga perlu
diajarkan di sekolah dasar. Setiap guru harus paham akan
alasan mengapa sains perlu diajarkan di sekolah dasar. Ada berbagai alasan yang
menyebabkan satu mata pelajaran itu dimasuk ke dalam kurikulum suatu sekolah.
Usman Samatowa (2006) menegemukakan empat Alasan sains dimasukan di kurikulum
sekolah dasar yaitu:
- Bahwa sains berfaedah Bagi
suatu bangsa, kiranya tidak perlu dipersoalkan panjang lebar.
Kesejahteraan materil suatu bangsa banyak sekali tergantung pada kemampuan
bangsa itu dalam bidangsains, sebab sains merupakan dasar teknologi,
sering disebut-sebut sebagai tulang punggung pembangunan. Pengetahuan
dasar untuk teknologi ialah sains. Orang tidak menjadi Insinyur
elektronika yang baik, atau dokter yang baik, tanpa dasar yang cukup luas
mengenai berbagai gejala alam.
- Bila diajarkan sains menurut
cara yang tepat, maka sains merupakan suatu mata pelajaran yang memberikan
kesempatan berpikir kritis; misalnya sains diajarkan dengan mengikuti
metode "menemukan sendiri". Dengan ini anak dihadapkan pada
suatu masalah; umpamanya dapat dikemukakan suatu masalah demikian".
Dapatkah tumbuhan hidup tanpa daun?" Anak diminta untuk mencari dan
menyelidiki hal ini.
- Bila sains diajarkan melalui
percobaan -percobaan yang dilakukan sendiri oleh anak. maka sains tidaklah
merupakan mata pelajaran yang bersifat hafalan belaka.
- Mata pelajaran ini mempunyai:
nilai – nilai pendidikan yaitu mempunyai potensi yang dapat membentuk
keprbadian anak secara keseluruhan.
6. Implementasi
IPA dalam perkembangan IPTEK
1. Materi
Manusia
dalam kehidupannya memerlukan materi baik biotis maupun non biotis. Materi
biotis dari bahan benda hidup berupa protein sedangkan materi non biotis dari
gas oksigen sampai benda-benda yang kita pakai sehari-hari.
2. Energi
Dalam
kehidupan manusia modern penggunaan energi makin meluas. Energi itu berujud
dalam berbagai bentuk yakni bentuk panas, gerak (mekanik), cahaya, kimia,
nuklir, dan sebagainya.
3. Mesin
Manusia
dalam kehidupannya sehari-hari memerlukan mesin untuk mempermudah dan membantu
kegiatan yang dilakukannya.
4. Komunikasi
Berkomunikasi
merupakan salah satu kebutuhan manusia. Untuk itu IPA dan teknologinya, telah
menyumbangkan kepada kita semua media cetak, telegrafi, telepon, radio, dan televisi.
5. Bioteknologi
Untuk
memenuhi dan meningkatkan mutu kebutuhan hidup, manusia memanfaatkan biologi
terapan menggabungkan dengan teknologi modern, sehingga tercipta Ilmu baru yang
terkenal dengan sebutan Bioteknologi. Perkembangan lebih lanjut lahirlah
bioteknologi kedokteran, bioteknologi farmasi, bioteknologi pertanian,
bioteknologi peternakan dan sebagainya.
7. IPTEK
dan masa depan
Pencarian
sumber daya alam yang nonkonvensional yang hangat pada saat ini ialah
pemanfaatan energi matahari, eneergi panas
bumi, energi angin dan energi biogas.
a) Energi
Matahari
Matahari merupakan sumber energi terbesar dan
pemanfaatan energi matahari sebenarnya telah kita lakukan, misalnya
mengeringkan berbagai jemuran. Dengan adanya energi matahari kita harus dapat
mencari teknik mengubah energi matahari menjadi bentuk energi lain, misalnya
menjadi energi listrik.
b) Energi
Panas Bumi
Energi panas bumi juga disebut energi geothermal
yang merupakan energi yang berasal dari inti bumi. Energi panas bumi yang dapat
kita manfaaatkan saat ini adalah panas bumi yang berasal dari magma. Magma
adalah batuan cair atau panas yang terdapat dalam kerak bumi.
c) Energi
Angin
Pemanfaat angin merupakan salah satu cara
menghemat energi yang berasal dari minyak
bumi. Energi angin dapat
dimanfaatkan untuk menggerakkan pompa-pompa air guna mendapatkan air bersih,
dimanfaatkan untuk diubah menjadi eneri listrik yang prinsipnya sangat
sederhana, yaitu angin ditangkap oleh baling-baling yang kemudian energi
putaran diteruskan untuk memutar generator pembangkit listrik.
d) Energi
Pasang Surut
Energi pasang surut adalah
energi yang bersumber dari tenaga yang timbul oleh daya tarik antara bumi dan
bulan. Karena adanya daya tarik-menarik tersebut, maka terdapat bagian bumi
yang berhadapan dengan bulan akan tertarik, sedangkan bagian lain tidak. Yang
tertarik mengakibatkan air laut menjadi pasang. Pada air pasang maupun surut,
arus air itu dimanfaatkan untuk menggerakkan generator listrik.
e) Energi
Biogas
Biogas adalah gas yang
dihasilkan dari makhluk yang diuraikan oleh mikroba melalui proses penguraian.
Eenergi biogas ini ditampung dalam tangki penampungan dan dialirkan ke rumah
untuk memasak atau keperluan lain. Pengembangan biogas ini masih dalam taraf
penelitian.
f) Energi Biomassa
Biomassa adalah segala jasad
makhluk hidup yang digunakan un tuk menghasilkan energi bila dibakar karena
masih menyimpan energi matahari, contohnya sampah-sampah organik sebagai
sisa-sisa produksi pertanian.
DAFTAR
PUSTAKA
E-book Pengantar ilmu alamiah dasar
(IAD). Ati Harmoni. Penerbit Gunadarma.
